3 Kandungan Serum Anti-Aging yang Sebaiknya Kamu Cari

162 Views 0 Comment

Jangan bilang rutinitas skincare sudah sempurna jika belum masukkan serum pada tahapannya. Serum is considered a game-changer. Serum memiliki kandungan aktif yang bekerja langsung menargetkan masalah kulit. Jika salah satu fokus permasalahan kulit adalah tanda penuaan, pastikan pilih serum anti-aging yang memiliki 3 kandungan berikut seperti yang direkomendasikan ahli kecantikan dan product formulator Bella Schneider. Tips: bisa layering serum, tapi perhatikan cara pakai dan kandungan apa saja yang tidak boleh dipakai bersama agar hasil optimal untuk tampilan kulit wajah lebih muda.

 

Hyaluronic Acid

Senyawa ini berfungsi menahan air dalam kulit 1000 kali lebih kuat. Hyaluronic acid bekerja meningkatkan kelembapan yang berkurang akibat paparan sinar UV. Dengan terjaganya kelembapan kulit, maka kulit jadi lebih kenyal dan awet muda (mencegah munculnya keriput). Kandungan serum anti-aging ini sangat diperlukan kulit kering agar tetap lembap.

Cara Pakai Serum Hyaluronic Acid

Serum dengan kandungan hyaluronic acid cukup dipakai sekali sehari. Karena fungsinya yang mengunci kelembapan, jadi kandungan ini sangat aman dan tidak perlu kekhawatiran memakainya. Artinya, mau digabung dengan kandungan lain pun tidak menimbulkan efek maupun iritasi.

Yang Perlu Diperhatikan Saat Pakai Serum Hyaluronic Acid

Jangan gunakan serum HA dalam keadaan kulit kering. Karena justru HA akan menarik kelembapan dari kulit terdalam, yang pada akhirnya buat kulit jadi lebih kering. Schneider mengingatkan, selalu ikuti serum hyaluronic acid dengan pemakaian moisturizer agar hasilnya lebih efektif.

Baca juga: Rekomendasi Cream Pelembab Hyaluronic Acid Terbaik

 

Retinoid

Keluarga turunan vitamin A yang juga termasuk retinol dan retinoic acid terkenal dengan manfaatnya sebagai anti-aging. Ia bekerja dengan mengeksfoliasi kulit dan mempercepat pergantian sel, sehingga sangat baik untuk melawan tanda penuaan dan menghilangkan noda hitam pada kandungan serum anti-aging.

Cara Pakai Serum Retinol

Perlu diketahui, retinol adalah kandungan potent yang bisa buat kering dan iritasi, pemakaiannya harus hati-hati. Sangat disarankan pakai 1-2 kali seminggu sebagai permulaan untuk mengetahui respon kulit. Awali dengan kadar 1% dan 0,25% untuk kulit sensitif. Pakai hanya di malam hari karena retinol sensitif terhadap sinar matahari. Hindari pakai bersama AHA/BHA dan vitamin C.

Yang Perlu Diperhatikan Saat Pakai Retinoid

Pemakaian retinoid berlebihan mengakibatkan iritasi, kemerahan, dan kulit kering mengelupas. Maka perlu resep dari dermatolog untuk dapatkan retinoid yang kuat dan efektif tapi tidak mengiritasi kulit.

Baca juga:

Purging karena Retinol, Lakukan 10 Cara Ini untuk Atasinya

Wajib Tahu, 4 Trik Skincare Hindari Iritasi Pemakaian Retinol

Produk Skincare Retinol The Ordinary untuk Hilangkan Keriput

3 Kandungan Skincare yang Tidak Boleh Dipakai Bersama Retinol

 

Vitamin C

Dikenal sebagai antioksidan dalam skincare, vitamin C (atau disebut pula L-ascorbic acid) sudah lama diketahui efektif dalam mencerahkan kulit, menghilangkan bekas jerawat, dan melindungi kulit dari stressor lingkungan. Kandungan ini sangat umum ditemukan pada serum anti-aging untuk tampilan wajah lebih muda.

Cara Pakai Serum Vitamin C

Vitamin C sebaiknya dipakai sekali sehari, di pagi atau malam hari, tergantung dari produk skincare lain yang mendampinginya. Untuk pemakaian di pagi hari, wajib melapisi serum vitamin C dengan sunscreen agar tidak rusak oleh sinar UV. Untuk hasil optimal, disarankan pakai serum vitamin C dengan konsentrasi 20% atau lebih.

Yang Perlu Diperhatikan Saat Pakai Serum Vitamin C

Jangan pakai vitamin C bersamaan dengan kandungan berikut:

  • Cleanser berbasis oil, karena minyak dapat menghalangi kulit dalam menyerap serum vitamin C berbasis air.
  • AHA dan BHA, karena dua kandungan ini berupa asam. Walau sebenarnya tidak berbahaya dipakai bersama vitamin C, tapi gabungan dua kandungan ini dapat mengurangi kinerja vitamin C.
  • Retinol, karena kandungan ini bersifat exfoliant (mengangkat sel kulit mati), dapat menyebabkan iritasi dan kemerahan jika dipakai bersama vitamin C.

Selain itu, vitamin C mudah oksidasi dan rusak. Ini artinya serum vitamin C bisa berkurang efektivitasnya seiring waktu. Maka, lebih baik cepat-cepat habiskan serum vitamin C sebelum terlalu lama.

Baca juga:

Manfaat Serum Vitamin C dan Cara Terbaik Menggunakannya

9 Serum Vitamin C Korea yang Aman untuk Semua Jenis Kulit

0 Comments

Leave a Comment

Close