The Raffles Hotel Singapura kembali dibuka setelah dua tahun tutup untuk renovasi. Hembusan angin segar untuk penduduk lokal maupun wisatawan, terutama bagi yang ingin merasakan pengalaman menginap di hotel mewah yang telah menjadi ikon negara Singa Putih tersebut. FYI, Hotel Raffles pertama kali dibuka tahun 1887 dan 100 tahun kemudian ditetapkan sebagai National Monument oleh pemerintah Singapura.

Hotel Raffles Grand Lobby

Grand Lobby

Renovasi yang menghabiskan dana jutaan dollar ini masih mempertahankan arsitektural hotel yang bernuansa historis dan kolonial, namun kali ini membawa gaya modern kontemporer yang membuat aura hotel ini terlihat lebih cerah dan segar. Hotel yang sebelumnya pernah direvonasi di 1991 ini pun kini telah dilengkapi dengan sentuhan teknologi dan kenyamanan yang membuat tamu merasakan kemewahan spesial yang hanya bisa ditemukan di sana.

Hotel Raffles Residence Suites

Residence suites

Hotel Raffles Elegant bathroom

Elegant bathroom

Tak hanya soal arsitektur dan kenyamanan, hotel yang dimiliki Katara Hospitality (developer dan operator berbasis di Qatar) ini juga memaksimalkan layanannya. Para tamu kini bisa memiliki pelayan pribadi yang siap melayani, mulai dari transfer bandara, janji spa, hingga reservasi restoran dan kamar. Layanan teknologi pun semakin memudahkan. Tamu bisa dengan mudah minta bantuan pelayan melalui aplikasi DigiValet di tablet yang sudah disediakan di kamar. Melalui tablet itu juga, kita bisa mengontrol TV, lampu, dan AC.

The Raffles yang dikenal dengan Long Bar dan cocktail Singaporean Sling-nya yang populer ini kini menyediakan 115 kamar dengan lima kategori, termasuk Grand Hotel Suites dan Presidential Suites, yang tentunya dibuat lebih nyaman dari sebelumnya. Long Bar sendiri sudah di-makeover dan kita masih bisa menikmati cocktail berwarna pink kemerahan ikoniknya tersebut.

Hotel Raffles The Verandah corridor

The Verandah corridor

Hotel Raffles Tiffin Room

Tiffin Room

Tiffin Room, bagian hotel yang dulu dibuka di 1892 dan menyediakan sajian India Utara ini sekarang ditambahkan lantai kayu dan dekorasi yang menampilkan porselen dan kotak tiffin buatan lokal. Restorannya yang juga mendapat perubahan sekarang berkolaborasi dengan Chef Anne-Sophie Pic dari restoran Michelin bintang tiga Maison Pic di Valence, Prancis, Master Chef Alain Ducasse dari Prancis, dan Chef Jereme Leung yang dikenal dengan masakan Tiongkok-nya yang inovatif. Bisa bayangkan betapa menggeloranya menu yang disajikan?

Saat menginap di sana, jangan lupa kunjungi “wall of fame”, galeri yang membawa kita menjelajah waktu melalui foto para tamu ‘besar’. Sebut saja, Elizabeth Taylor, Charlie Chaplin, Rudyard Kipling, Ava Gardner, Michael Jackson, John Wayne, dan Ratu Elizabeth II.

Hotel Raffles Lawn

Lawn

Soal harga, untuk tipe kamar paling murah di akhir pekan mulai dari USD 632 atau 9 juta rupiah per malam. Sedangkan untuk President Suites, harga per malamnya USD 8,650 atau sekitar 120 juta rupiah. Sangat mewah. Harga yang sebanding dengan kualitas, kenyamanan, dan layanan yang diberikan.

Siap reservasi?

BACA JUGA: 5 DESTINASI LIBURAN 2019