Tanda penuaan tidak selalu muncul di usia kepala tiga. Di usia pertengahan 20 garis halus bisa saja terlihat, apalagi jika kita salah merawat wajah, tidak pakai sunscreen, dan membiarkan kulit dehidrasi. Jadi, sangatlah penting melakukan rutinitas skincare dengan produk skincare anti-aging.

Retinol, hyaluronic acid, dan vitamin C adalah beberapa kandungan skincare dengan fungsi anti-aging. Hasilnya memang tidak instan. Perlu konsistensi untuk melihat hasilnya. Anggaplah, jadikan sebagai investasi untuk wajah terlihat 10 tahun lebih muda.

Pertanyaannya, di usia berapa sebaiknya kita pakai kandungan anti-aging? Dilansir dari Byrdie, berikut penjelasan ahli kulit Dr Terry Loong mengenai usia terbaik untuk menggunakan kandungan skincare anti-aging.

 

Hyaluronic Acid

Kandungan skincare paling populer ini bekerja meningkatkan kelembapan yang berkurang akibat paparan sinar UV. Dengan terjaganya kelembapan kulit, maka kulit jadi lebih kenyal dan awet muda (mencegah munculnya keriput).

Baik digunakan sejak usia 20 tahun.

Kita memerlukan hyaluronic acid saat garis halus mulai muncul di area mata. Pada dasarnya, hyaluronic acid sangat diperlukan kulit yang dehidrasi.

Baca juga:

 

Vitamin C

Dikenal sebagai antioksidan dalam skincare, vitamin C (atau disebut pula L-ascorbic acid) sudah lama diketahui efektif dalam mencerahkan kulit, menghilangkan bekas jerawat, dan melindungi kulit dari stressor lingkungan.

Baik digunakan sejak usia 18 tahun.

Pertanda kita membutuhkan vitamin C adalah saat muncul noda hitam akibat paparan sinar matahari, bekas jerawat, dan wajah kusam.

Baca juga: Manfaat Serum Vitamin C dan Cara Terbaik Menggunakannya

 

AHA (Alpha Hydroxy Acid)

AHA merupakan chemical exfoliator yang berfungsi “menggugurkan” sel kulit mati, mempercepat pergantian sel, dan memberi kelembapan pada kulit.

Baik digunakan sejak usia 25 tahun.

Saat kulit wajah kasar, tekstur tidak rata, dan banyak noda hitam bekas jerawat, di saat itulah kita memerlukan AHA.

Baca juga: Semua yang Perlu Kita Tahu Tentang AHA

 

Retinol

Retinol adalah turunan vitamin A yang terkenal dengan manfaatnya sebagai anti-aging. Ia bekerja dengan mengeksfoliasi kulit dan mempercepat pergantian sel, sehingga sangat baik untuk melawan keriput, kerutan, dan noda hitam.

Baik digunakan sejak usia 25 tahun (terutama jika produksi elastin mulai berkurang).

Ketika tanda penuaan seperti keriput, kerutan, dan garis halus mulai muncul, retinol harus dipertimbangkan menjadi kandungan skincare penyelamat.

Baca juga:

 

Coenzyme Q10

Kandungan CoQ10 berfungsi melindungi dan memberi tenaga pada sel kulit.

Baik digunakan sejak usia 25 tahun. FYI, produksi CoQ10 pada tubuh mencapai puncaknya di usia 20-30 tahun. Setelah itu, produksinya menurun.

CoQ10 kita butuhkan ketika kulit sudah menurun elastisitasnya. Kulit yang rusak akibat sinar matahari pun memerlukannya.

Tidak banyak produks skincare yang mengandung CoQ10. Alternatif terbaik, berikan melalui asupan dalam rupa suplemen.

 

Bisa disimpulkan, semua kandungan skincare anti-aging diperlukan di awal dan pertengahan usia 20 tahun. Munculnya tanda penuaan tidak bisa dicegah, namun bisa diperlambat. Jika usia kita masih di kepala dua, start your skincare routine from now!