Skin Dewi yang telah berdiri di akhir tahun 2014 ini telah menjadi cult product para pencinta organic and natural skincare di Indonesia. Mengapa? Selain produknya memiliki kualitas yang optimal, sang CEO dan Founder Skin Dewi, Dewi Leona Kauw, juga turun tangan langsung memberikan ilmu mengenai pentingnya mengubah gaya hidup, dan memahami fungsi dari bahan-bahan dasar dalam tiap produk kecantikan untuk mendapatkan kulit yang prima.

Perawatan Kulit Wajah Dari Pemilik Skin Dewi

Setelah menerima diploma dari School of Natural Skincare, advance diploma untuk Formula Botanica, dan mempelajari essential oil di Tisserand Institute dan Perfumery di Grasse Institute; Dewi memiliki tips dalam memilih produk organik terbaik. Baginya, kenali lebih dalam kondisi kulit kamu, know what works well or don’t work for yourself.

Perawatan Kulit Organik dan Natural Menurut CEO dan Founder Skin Dewi

Kini wanita Indonesia ingin mengetahui dan mempelajari mengenai perawatan kulit organik dan natural. Menurut kamu, apa keuntungan menggunakan produk skin care berbahan dasar organik dan natural dibandingkan dengan produk kecantikan biasa yang ditemukan di toko?

Banyak orang mengira “going natural” adalah sebuah tren, namun hal ini jauh dari tren semata. Perusahaan kecantikan multinasional kini mengambil pangsa pasar natural organik karena mereka melihat market demand yang melesat jauh dari ekspektasi. Keuntungan menggunakan produk organik? Well, nobody can swear to anything. Semuanya tergantung dari persepsi dan alasan yang digunakan oleh konsumen. Salah satu alasannya adalah kulit yang bereaksi ketika menggunakan produk berbahan dasar sintetis yang umumnya ada di dalam produk perawatan kulit wajah biasa.

Untuk menghindari bahan-bahan sintetis ini, mereka memilih produk berbahan dasar alami tanpa pengawet. Namun bukan berarti kamu tidak akan mendapatkan reaksi yang sama ketika menggunakan produk alami. Inilah mengapa Skin Dewi percaya, pentingnya mengedukasi konsumen kami mengenai apa yang baik dan tidak baik untuk kulit mereka. Contohnya, kami memiliki beberapa orang yang mengikuti workshop dan mereka baru mengetahui bahwa kulit mereka itu bereaksi pada organic mango butter atau jojoba oil dan bahan-bahan natural lainnya.

Sebelum serius mencari perawatan kulit terbaik dan kemudian menciptakan skin care untuk anak kamu yang memiliki kondisi kulit atopic dermatitis, apakah passion kamu memang seputar skin care?

Jika membahas tentang passionpassion saya sebenarnya bukan pada produk skin care. Cenderung karena suka dan hobi saja. Passion saya adalah menolong orang mencari solusi untuk mendapatkan kulit yang sehat, yaitu dengan memperhatikan pola makan yang tepat, gaya hidup yang baik, atau dengan belajar bagaimana membuat produk sendiri, sehingga kita tidak hanya bergantung pada penggunaan produk perawatan kulit saja.

Apa perubahan yang paling terlihat jika mengganti pemakaian produk perawatan biasa, dengan produk perawatan kulit berbahan dasar natural organik? Apakah baru akan terlihat setelah memakainya selama 28 hari?

Hasil terbaik akan lebih terlihat jelas jika produk dan cara penggunaanya disesuaikan dengan kebutuhan kulitmu. Hasilnya kadang berbeda, tergantung dari apa yang kamu inginkan dan kadang juga bergantung dari cara kerja bahan-bahan yang ada dalam produk tersebut. Seperti yang kamu baca, jawabannya cukup kompleks. Namun untuk menyederhanakannya, kamu akan melihat perubahannya pada kulit setelah pemakaian produk dalam 2 minggu, dan hasilnya akan terlihat nyata ketika menggunakan produk selama 1 bulan.

Produk Organik dan Natural Skin Dewi

Kami suka filosofi Skin Dewi: Life Changing Beautiful. Tujuan Skin Dewi adalah untuk mendukung konsumen dengan pengetahuan dan harapan untuk mengubah pola hidup dari cara merawat kulit. Bisa dijelaskan lagi?

Ya, untuk mengubah segala sisi dalam hidupmu pasti perlu gaya hidup yang tepat. Contohnya, untuk mendapatkan nilai yang bagus, kamu perlu belajar dengan konsisten. Untuk mendapatkan stamina yang baik, kamu perlu melakukan kardio 3 sampai 4 kali dalam seminggu. Kamu tidak bisa lari dengan jarak 10KM untuk pertama kalinya dan mengharapkan untuk fit seumur hidup.

Untuk mendapatkan kulit yang baik pun juga demikian. Kamu memerlukan pola hidup yang baik, mengkonsumsi makanan yang tepat, dan melakukannya pola hidup tersebut secara konsisten untuk mempertahankan kualitas kulitmu. Orang pada umumnya memiliki ekspektasi yang tidak masuk akal. Hanya ingin melakukan rutinitas sekali-kali saja, namun ingin mendapatkan hasil kulit yang baik sampai selamanya. Tidak mungkin kan?

Membaca kolom testimonial Skin Dewi, konsumen sangat puas dengan produk yang dicoba. Banyak dari mereka memiliki kondisi jerawat yang cukup serius dan eczema. Apakah tersedia jasa konsultasi privat sebelum membeli produk yang disesuaikan dengan kondisi kulit?

Klien biasanya konsultasi terlebih dahulu sebelum menggunakan produk saya. Saat ini kami sedang mengembangkan video untuk memberikan informasi lengkap seputar kulit yang semoga berguna untuk klien saya. Diharapkan mereka akan lebih mengerti dan mendapatkan berbagai macam info untuk mengoptimalkan kondisi kulitnya.

Dari semua produk Skin Dewi yang telah diciptakan, boleh tahu produk apa yang menjadi kebanggaan kamu?

Saya akan menceritakan mengenai produk yang pertama kali saya racik, Hazelnut Cleansing Milk. Produk ini dibuat atas permintaan klien saya untuk suaminya yang berumur 40 tahun. Biasanya pada umur tersebut wajar jika kulit cenderung mengering, namun ia masih memiliki kulit yang sangat berminyak. Setelah saya teliti ternyata ia selalu mencuci wajahnya secara berlebihan semenjak di usia remaja. Saat itu memang kulitnya sangat berminyak dan cenderung berjerawat. Ia tidak suka sensasi minyak itu di wajah dan terbiasa mencuci wajah 5 sampai 7 kali dalam sehari dengan menggunakan foam cleanser yang menurutnya terasa sangat “bersih”.

Baca juga : Manfaat Toner untuk Wajah & Kulit Kamu

Habit mencuci muka yang ia lakukan sampai umur 40 itu ternyata merangsang jaringan kulitnya untuk tetap memproduksi sebum yang berlebih. Oleh karena itu saya menciptakan produk pembersih wajah yang lembut untuk kulitnya, tanpa mengandung busa, namun mampu mengangkat kotoran dengan sempurna dan membantu menormalkan produksi sebum di wajahnya. Skin Dewi Hazelnut Cleansing Milk pun lahir.

Bisa ceritakan mengenai best selling produk Skin Dewi, mengapa produk tersebut dipakai berkali-kali oleh konsumen kamu?

Skin Dewi memiliki paket skin care, Clear Up Kit adalah best seller-nya Skin Dewi. Dalam 1 paket ada Hazelnut Cleansing Milk, Calendula Soothing Gel, dan Temulawak Balancing Facial Emulsion. Banyak dari klien saya memiliki kulit berjerawat, berminyak, dan sensitif. Clear Up Kit bekerja sangat baik untuk mengatasi problem kulit wajah tersebut.

Untuk produk satuan, Hazelnut Cleansing Milk dan Helichrysum Brightening Vitamin C Treatment adalah best seller kami. Hazelnut Cleansing Milk merupakan produk “starter” yang biasanya dipilih oleh konsumen baru. Formula pembersih yang ringan ini dianggap aman untuk dicoba pertama kali. Setelah mencoba pembersih dan merasa cocok, konsumen biasanya akan lebih berani untuk mencoba produk lainnya.

Helichrysum Brightening Vitamin C Treatment menjadi best seller karena pada dasarnya klien saya ingin mendapatkan rona kulit wajah yang cerah, putih, dan bersih (as in the culture here in Asia). Karena kulit Asia juga cenderung mudah terkena hiperpigmentasi, segala macam produk untuk menangani masalah itu pasti akan selalu dicari.

Beauty Rituals yang Dilakukan Oleh Dewi Leona Kauw

Lalu seperti apa beauty rituals pagi dan siang malam kamu dengan produk Skin Dewi?

Produk yang saya gunakan biasanya berubah-ubah, tergantung pada kondisi kulit saya pada saat itu. Namun untuk sehari-hari biasanya saya menggunakan Raspberry Hydrating Cleansing Milk untuk membersihkan wajah. Untuk menghapus makeup saya menggunakan Bamboo Cleansing Oil. I normally skip toners, not much reasons behind it. Kemudian saya menggunakan Ginkgo Biloba Firming Facial Cream, dilanjutkan dengan menggunakan SPF. Jika kulit terasa lebih kering, saya akan mengoleskan Sea Buckthorn Revitalizing Elixir setelah menggunakan pelembap.

Menjelang PMS, kulit saya jadi cenderung berminyak dan timbul jerawat. Jadi saya akan menggunakan Temulawak Balancing Facial Emulsion untuk pelembap di pagi hari dan Helichrysum Vitamin C untuk pelembap malam hari, kemudian mengoleskan Thyme Spot Gel pada jerawat.

We are crazy about DIY. Surprisingly Skin Dewi menyediakan mini workshop untuk natural makeup dan juga skin care. Menurut kamu apakah DIY beauty akan terus digemari?

DIY has been a hit all over the world. Namun alasan utama mengapa Skin Dewi mengadakan DIY workshop, adalah untuk mengedukasi konsumen, agar konsumen (misalnya yang memiliki kulit sangat sensitif) memiliki akses untuk mencoba bahan-bahan dasar sehingga mereka dapat mengerti dan memahami produk apa saja yang bekerja sangat baik untuk jenis kulit mereka.

Perawatan kulit wajah kamu ini diformulasikan untuk kelompok umur tertentu?

Klien kami rata-rata berumur 25 sampai 40 tahun. Karena produk kami itu dibuat berdasarkan permintaan dengan bespoke formulation, it really depends on the requests that come. Contohnya, Calendula Soothing Gel itu diformulasikan untuk klien saya yang berumur 16 tahun dan menderita eczema. Dia mencari pelembap yang ringan, tidak lengket, dan tidak berminyak, namun mampu menjaga kelembapan kulitnya. Karena itu saya memilih calendula, gandum, dan chamomile untuk efeknya yang menenangkan. Teksturnya juga sangat ringan, dan cukup untuk melembapkan kulit remaja. Produk ini cepat meresap ke dalam kulit tanpa memberikan rasa “lengket” yang tidak nyaman.

Baca juga : 5 Produk Natural Skincare Terbaik untuk Kulit Wajah

Kamu hanya menggunakan bahan-bahan organik dan natural untuk Skin Dewi. Dimana mendapatkan bahan-bahan tersebut? Apakah kamu menanamnya sendiri di Indonesia atau mengimpornya?

Saat ini, untuk mendapatkan bahan-bahan dengan kualitas terbaik yang diproduksi secara konsisten dan bersertifikat organik, saya masih mengimpornya dari seluruh dunia. Namun untuk masa yang akan datang, saya berharap dapat menggunakan bahan-bahan organik yang ditanam dan diolah di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *