Kuku pada jemari tangan dan kaki juga membutuhkan perawatan yang rutin sama seperti kulit wajah. Mengapa? Apabila dilihat menggunakan miskroskop, kuku yang terbuat dari sel-sel keratin bernama onychochytes ini akan terlihat seperti susunan atap rumah, lho. Sel-sel kuku sangatlah lembut dan mudah menyerap zat cair 10 kali lebih banyak bila dibandingkan dengan sel-sel kulit di wajah.

Jadi bisa dimengerti mengapa setelah berendam cukup lama di dalam bath tub, kuku pada jemari tanganmu menjadi sangat lunak dan mudah bengkok. Bayangkan bila zat cair yang diserap itu mengandung aceton atau kimia yang keras? Sudah pasti kuku akan semakin kering, rapuh dan rusak. Lalu, bagaimana cara merawat kuku kamu agar tetap sehat? Ikuti tips Beautified berikut!

1. Penuhi cairan tubuh

Minum air putih yang banyak setiap harinya akan membuat kelembapan kulit tubuhmu tetap terkontrol dengan baik. Minumlah 8 gelas air cukup untuk menjaga kelembapan kuku dan kutikulamu. 1 gelas tiap jamnya akan menjaga cairan dalam tubuh dan wajah pun akan ikut terawat dengan optimal.

2. Konsumsi Biotin

Mengkonsumsi suplemen yang mengandung Biotin baik sekali untuk menjaga kekuatan kuku. Biotin bisa kamu dapatkan pada makanan seperti ikan sarden, telur masak, dan sayuran hijau ataupun dalam bentuk suplemen. Penting untuk memperhatikan pola diet agar kesehatan kuku tak terabaikan. Biotin yang terdiri dari Vitamin H dan B-7 ini larut dalam air dan tidak tersimpan dalam tubuh. Jadi disarankan untuk mengkonsumsi suplemen ini secara rutin setiap hari.

Coba: Halo Beauty Hand Skin Nail Booster

3. Lindungi tangan jika bersentuhan dengan air yang intens

Gunakan sarung tangan ketika mencuci piring atau membersihkan rumah dengan menggunakan produk kimia yang keras. Jika mencuci piring, jemari akan lama terekspos air dan akan membuat teksturnya menjadi lunak dan mudah rapuh. Sementara itu membersihkan rumah dengan menggunakan krim yang mengandung bahan kimia tanpa sarung tangan, akan membuat kukumu menjadi kering dan mudah patah. Protect your precious hands!

4. Gunakan hand soap khusus

Lupakan hand sanitizer yang mengandung alkohol jika kamu memiliki tangan yang kering dan juga kuku yang rapuh. Kadar alkohol dalam hand sanitizer itu akan meresap semua kelembapan yang ada pada kukumu. Hasilnya? Tangan dan kukumu menjadi sangat kering. Sebagai alternatif penggantinya, gunakan hand soap yang mengandung moisturiser.

Coba: Aesop, Reverence Aromatique Hand Wash

5. Wajib miliki nail buffer

Jika kukumu sangatlah rapuh, jangan memanjangkannya. Kuku pendek tak hanya praktis, namun juga tidak mudah pecah karena tak terekspos dengan segala hal yang kamu sentuh saat sedang beraktivitas. Setelah memotong kuku, haluskan ujung kuku dengan mengikirnya menggunakan nail buffer. Lakukan gerakan mengikir satu arah saja agar kuku yang sensitif itu tidak mudah pecah. Beli nail file dengan permukaan yang lembut untuk kuku kamu.

Coba: Orly Nail File 180 Grit

6. Aplikasikan hand cream yang merawat kutikula kuku

Gunakan cuticle cream atau cuticle oil secara rutin setiap harinya. Jika kamu lupa memperhatikan area tanganmu, sudah pasti kondisinya tidak akan prima seperti yang kamu harapkan. Untuk perawatan go-topraktis sehari-hari, gunakan hand cream yang sudah mengandung pelembap yang cukup untuk merawat kutikula kamu.

Coba: Clinique Deep Comfort Hand and Cuticle Cream

7. Gunakan nail strengthener

Jangan gunakan gel polish atau acrylic jika kamu memiliki kuku yang rapuh. Mengapa? Menggunakan gel polish terus menerus akan membuat permukaan kuku menjadi mudah pecah. Jadi jika kamu tetap ingin menggunakannya, jangan terlampau sering dan dengan jangka waktu lama. Biarkan sejenak kukumu bernafas tanpa menggunakan gel, acrylic ataupun nail polish. Gunakan saja nail strengthener secara rutin untuk mengembalikan kondisi kuku menjadi kuat terlebih dahulu.

Coba: OPI Nail Envy Nail Strenghtener

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *