FENDI rilis tas baguette

Koleksi FENDI menswear Fall Winter 2019 bisa menjadi tolak ukur betapa meriahnya industri pakaian laki-laki beberapa tahun terakhir. Salah satunya, FENDI rilis tas baguette untuk laki-laki di tahun ini.

Padahal beberapa tahun lalu, industri pakaian laki-laki dianggap sebelah mata. Bahkan tak benar-benar ada. Dan saat berbicara pakaian laki-laki, maka pilihannya hanya itu-itu saja.

Silvia Venturini Fendi, sebagai satu-satunya anggota keluarga Fendi yang masih meneruskan usaha keluarganya, menunjukkan inovasi untuk menswear. Ia membuktikan bahwa menswear adalah lahan potensial dan media eksplorasi yang sangat menarik untuk diamati. Di koleksi terbaru ini, Silvia sebagai creative director untuk menswear di Fendi  menawarkan kebebasan yang lebih bagi kaum laki-laki untuk berekspresi.

Inspirasi Koleksi FENDI Fall Winter 2019

Ekspresi laki-laki FENDI musim depan akan terinspirasi dari gaya Karl Lagerfeld di era 80-an. Mengapa Karl? Karena desainer satu ini dipilih oleh  Silvia sebagai seniman ‘’undangan’’ yang menginspirasi dan mewarnai koleksi fall winter 2019 ini dengan everything Karl.  Dari set fashion show yang menyerupai perpustakaan pribadi Karl, sampai ilustrasi-ilustrasi Karl yang bisa dilihat di jaket sampai tas. Pendek kata, jejak Karl ada di mana-mana.

Banyak sekali konsep dualisme yang muncul di koleksi ini. Dominasi tailoring, spirit muda, extreme luxury, paduan elemen yang keras ke lembut, structured, transparan, beige dan hitam. coklat dan biru, navy dan hitam. “Karl memang tidak pernah memakai something sporty atau shiny, jadi koleksi ini lagi-lagi memunculkan dualisme yang menjadi relevan untuk generasi sekarang,”cerita Silvia.

Tas Baguette FENDI Untuk Laki-Laki

Yang juga sangat mencuri perhatian, dirilisnya tas FENDI baguette dan Peekabo berkolaborasi dengan Porter Japan khusus untuk pelanggan laki-laki. Dua tas FENDI yang sangat terkenal mendapat interpretasi yang lebih bergaya streetwear, trend yang sedang mendunia dan tak bisa lebih tepat lagi. “Tas yang awalnya untuk perempuan, tapi sekarang dikreasikan untuk laki-laki. Baguette adalah tas yang tak lekang waktu. Sudah 20 tahun sejak dirilis pertama kali, jadi terasa sangat penting untuk selalu memberinya wujud yang lebih segar untuk kepentingan jangka panjang,” lanjut Silvia kemudian.

Di tengah tendensi pakaian laki-laki untuk mengadaptasi tailoring lebih serius, trend ini boleh dibilang adalah poin terbesar pada koleksi fall winter 2019. FENDI menawarkan kemasan yang  mewah namun tetap wearable. Menjadikan jaminan kesuksesan komersial, lebih dari keberadaannya di runway.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *